• Jelajahi

    Copyright © PK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    ads

    banner

    Advertise

     

    Kisah Nenek Sukirah Menggugah Hati, Kolaborasi Pemkab Aceh Tamiang, Baitul Mal, dan LSM Garang Hadirkan Harapan Baru

    ADMINISTRASI
    Jumat, 31 Juli 2026, 23.30 WIB Last Updated 2026-07-31T14:30:38Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    ACEH TAMIANG - Kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terhadap warga kurang mampu kembali dibuktikan melalui langkah cepat yang dilakukan Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Fahmi H.M. Melalui koordinasi Dinas Sosial, Baitul Mal, dan LSM Garang, bantuan telah disalurkan secara langsung kepada Nenek Sukirah, seorang janda lanjut usia yang hidup sebatang kara dalam kondisi memprihatinkan.

    Penyaluran bantuan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, jajaran Baitul Mal, serta LSM Garang yang bersama-sama mengunjungi kediaman Nenek Sukirah untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh yang bersangkutan.

    Dari hasil pendataan di lapangan, diketahui bahwa salah satu persoalan utama yang dihadapi Nenek Sukirah adalah belum memiliki dokumen administrasi kependudukan. Kondisi tersebut menyebabkan pemerintah kampung mengalami kesulitan untuk mendaftarkan dirinya sebagai penerima berbagai program bantuan sosial yang bersumber dari pemerintah.

    Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim yang turun ke lapangan merekomendasikan agar pemerintah kampung segera memfasilitasi pengurusan administrasi kependudukan Nenek Sukirah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Dengan terpenuhinya dokumen kependudukan, diharapkan berbagai hak dan akses terhadap program perlindungan sosial dapat diterima secara berkelanjutan.

    Kabar mengenai telah disalurkannya bantuan itu disampaikan langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Fahmi H.M., melalui komunikasi pribadi kepada Muhammad Mas'ud Silalahi. Mendengar penjelasan tersebut, aktivis sosial-politik Indonesia itu menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

    Muhammad Mas'ud Silalahi memberikan dukungan moral serta mendoakan agar Bupati Aceh Tamiang, Kepala Dinas Sosial, Ketua Baitul Mal, Ketua LSM Garang, beserta seluruh jajaran pemerintah dan elemen masyarakat senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    Mas'ud menjelaskan bahwa sebelumnya dirinya menerima informasi yang belum lengkap mengenai kondisi Nenek Sukirah. Berdasarkan informasi awal tersebut, ia sempat mengeluarkan pernyataan yang mendorong pemerintah agar segera memberikan perhatian dan bantuan kepada nenek berusia sekitar 70 tahun itu.

    "Setelah mendapatkan penjelasan langsung dari Bupati Aceh Tamiang, saya memperoleh informasi yang lebih utuh dan akurat. Alhamdulillah, saya merasa lega karena pemerintah daerah ternyata telah bergerak cepat dan bantuan sudah diberikan," ujarnya.

    Meski demikian, Mas'ud mengingatkan agar kasus serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. Menurutnya, setiap warga negara, khususnya para lansia dan masyarakat miskin yang hidup sendiri, harus memperoleh perhatian lebih serius sehingga tidak ada lagi yang terhambat memperoleh bantuan hanya karena persoalan administrasi kependudukan.

    Ia juga berharap pemerintah pusat terus memperkuat dukungan kepada pemerintah kabupaten dan kota dalam menangani persoalan-persoalan sosial yang masih banyak ditemukan hingga ke pelosok desa.

    "Daerah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan anggaran, kebijakan, dan program dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar pemerintah daerah semakin maksimal dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, seperti yang dialami Nenek Sukirah," tutup Muhammad Mas'ud Silalahi.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, lembaga sosial, dan masyarakat merupakan kunci dalam memastikan tidak ada lagi warga yang tertinggal dari akses pelayanan dan bantuan sosial. Administrasi kependudukan yang tertib serta respons cepat terhadap laporan masyarakat diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

    (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +