• Jelajahi

    Copyright © PK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    ads

    banner

    Advertise

     

    Musancab VI PDIP Medan Tetapkan 21 Ketua PAC, Rapidin-Hasyim Serukan Soliditas dan Konsolidasi hingga Akar Rumput‎‎

    ADMINISTRASI
    Rabu, 26 Agustus 2026, 01.47 WIB Last Updated 2026-08-25T16:47:42Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    ‎MEDAN – PDI Perjuangan Kota Medan menggelar Konsolidasi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI se-Kota Medan di Tiara Convention Center, Selasa (25/8/2026). Forum lima tahunan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat ranting dan anak ranting.
    ‎Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Hymne PDI Perjuangan, Mars PDI Perjuangan, serta pembacaan Dedication of Life oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Boydo Panjaitan, SH.
    ‎Turut hadir Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Drs. Rapidin Simbolon, MM beserta jajaran, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan Hasyim, SE beserta jajaran, Ketua DPRD Kota Medan Drs. Wong Chun Sen, seluruh pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kota Medan, jajaran KSB ranting, Satgas PDI Perjuangan serta badan-badan sayap partai.
    ‎Doa bersama disampaikan dari perwakilan umat Muslim oleh Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Ustaz Fuad Akbar, S.Sos., M.Sos., dan dari umat Kristen oleh Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Jusup Ginting Suka.
    ‎Mewakili seluruh Ketua PAC se-Kota Medan, Ketua PAC Medan Area, Boby Christian Halim, menyampaikan pentingnya menjaga soliditas dan memastikan PDI Perjuangan tetap dekat dengan masyarakat.
    ‎Menurutnya, Musancab VI merupakan forum organisasi yang digelar lima tahun sekali untuk mengevaluasi kepengurusan sekaligus memperkuat struktur partai dari tingkat cabang hingga akar rumput.
    ‎“Musancab VI ini menjadi momentum untuk mengevaluasi seluruh pengurus dan memastikan program-program PDI Perjuangan terus turun ke masyarakat. Mari kita tetap solid bersama dan menjadikan partai ini sebagai benteng bagi kepentingan rakyat,” ujarnya.
    ‎Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan Hasyim, SE
    ‎Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan Hasyim, SE, menegaskan Musancab merupakan mandat organisasi sebagaimana diatur dalam AD/ART partai.
    ‎Ia menyebut kehadiran para kader dan pengurus dalam forum tersebut menjadi bukti bahwa semangat perjuangan Bung Karno masih hidup di Kota Medan.
    ‎“Keputusan DPD partai sudah mengikat dan final. Mari kita hormati keputusan tersebut, tetap berada di garis perjuangan partai, berkontribusi dan terus berkoordinasi dengan tiga pilar partai demi kepentingan masyarakat,” kata Hasyim.
    ‎Hasyim juga menyerukan agar seluruh kader tidak lagi mempertajam perbedaan setelah Musancab selesai.
    ‎“Setelah Musancab tidak ada lagi perbedaan. Mari kita lanjutkan langkah konsolidasi dan menjaga marwah partai,” tegasnya.
    ‎Ia meminta seluruh PAC yang telah terbentuk segera melaksanakan konsolidasi ke tingkat ranting dan anak ranting se-Kota Medan. Konsolidasi tersebut ditargetkan selesai pada Oktober 2026 sesuai aturan organisasi.
    ‎“Mari kita kokohkan persatuan dan kesatuan, bulatkan tekad demi perjuangan rakyat,” ujarnya.
    ‎Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Drs. Rapidin Simbolon, MM,
    ‎Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Drs. Rapidin Simbolon, MM, sekaligus membuka Musancab VI PDI Perjuangan Kota Medan. Ia mengapresiasi kehadiran seluruh pengurus PAC, ranting dan jajaran kader dalam forum tersebut.
    ‎Rapidin juga menyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri serta mengingatkan kembali semangat perjuangan Bung Karno.
    ‎Menurut Rapidin, kemerdekaan harus dimaknai dengan memastikan seluruh rakyat mendapatkan hak dan kesejahteraan yang layak.
    ‎“Sekarang kemerdekaan belum dinikmati seluruh rakyat Indonesia. Masih ada banyak warga yang belum mendapatkan kebutuhan sebagaimana mestinya. Kekayaan alam juga masih banyak yang hanya dinikmati segelintir orang, sementara pendidikan anak-anak kita masih belum sepenuhnya terpenuhi,” katanya.
    ‎Karena itu, ia mengajak kader, khususnya anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, untuk terus menyuarakan ketidakadilan dan memperjuangkan kemajuan bangsa berdasarkan prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
    ‎“Saya mengajak seluruh anggota DPRD Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, sesuai arahan Ketua Umum, supaya bersuara mengenai ketidakadilan untuk kemajuan bangsa dengan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
    ‎Rapidin juga berpesan kepada para Ketua PAC terpilih agar menjadi pelopor sekaligus teladan bagi kader di wilayah masing-masing.
    ‎“Siapa pun yang menjadi pengurus PAC harus menjadi pelopor partai dan kader yang menjadi teladan, seperti semangat Bung Karno. Banyak kader kita yang lahir untuk memikirkan bangsa ini, bukan memikirkan diri sendiri. Jangan memikirkan nafsu dan jabatan,” tegasnya.
    ‎Ia mengingatkan bahwa lawan politik PDI Perjuangan bukanlah sesama kader.
    ‎“Lawan politik kita bukan kader PDI Perjuangan. Lawan kita adalah di luar sana. Mari kita solid dan bersatu,” katanya.
    ‎Rapidin optimistis PDI Perjuangan Kota Medan mampu meningkatkan perolehan suara pada pemilu mendatang.
    ‎“Saya yakin DPC Medan bisa meraih lebih dari 35 persen untuk menjadi anggota legislatif,” ujarnya.
    ‎Ia juga meminta seluruh anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan melibatkan struktur partai ketika melaksanakan kegiatan wawasan kebangsaan, sosialisasi peraturan daerah, maupun reses di wilayah masing-masing.
    ‎“Kita harus memiliki ideologi seperti Ketua Umum. Kita bekerja ke bawah, ke akar rumput, karena rakyatlah pemegang suara. Saya mengajak seluruh kader partai yang duduk di legislatif agar membantu membawa program partai dari pusat sampai ke akar rumput,” katanya.
    ‎PAC Lama Demisioner, Struktur Baru Dikukuhkan
    ‎Dalam Musancab VI, seluruh PAC PDI Perjuangan se-Kota Medan menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan selama masa bakti 2019–2024 yang diperpanjang hingga 2026.
    ‎Setelah laporan pertanggungjawaban disampaikan dan diterima, kepengurusan PAC periode sebelumnya dinyatakan demisioner.
    ‎Dalam kesempatan tersebut, tiga PAC dengan perolehan suara terbanyak pada Pemilu 2019–2024, yakni PAC Medan Kota, Medan Tuntungan dan Medan Petisah, mendapatkan penghargaan dan plakat dari pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Medan bersama anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan.
    ‎Adapun Ketua PAC PDI Perjuangan se-Kota Medan periode 2025–2030 yang tercantum dalam hasil Musancab VI yakni:
    ‎PAC Medan Polonia – Rajid
    ‎PAC Medan Johor – Jait Mi Piter
    ‎PAC Medan Maimun – Teksin
    ‎PAC Medan Selayang – Marlen Ginting
    ‎PAC Medan Tuntungan – Ebenezer Ginting
    ‎PAC Medan Sunggal – Johanes Hutagalung
    ‎PAC Medan Petisah – Leo Siahaan, SH
    ‎PAC Medan Baru – Teretede Telembanua
    ‎PAC Medan Barat – Niko Brahmana
    ‎PAC Medan Area – Dr. Boby Christian Halim, SH., MH.
    ‎PAC Medan Amplas – Kawar Beni Sembiring
    ‎PAC Medan Denai – Jon Martin Lumban Gaol
    ‎PAC Medan Timur – Rit Lisa Barus, SH
    ‎PAC Medan Perjuangan – Monang Panjaitan
    ‎PAC Medan Tembung – Harapan Manurung
    ‎PAC Medan Deli – Guntur Parulian Turnip
    ‎PAC Medan Labuhan – Rion Arios, SH., MH.
    ‎PAC Medan Belawan – Maju Hinsa Silaban
    ‎PAC Medan Kota – Rita Julia
    ‎PAC Medan Helvetia – Jonlis Purba
    ‎PAC Medan Marelan – Indah Tobing, S.Si.
    ‎Musancab VI tersebut ditutup dengan seruan kepada seluruh kader untuk menjaga persatuan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta terus hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari perjuangan PDI Perjuangan.
    ‎(Magdalena)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini