• Jelajahi

    Copyright © PK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    ads

    banner

    Advertise

     

    Mediasi Kasus Kekerasan Anak SMPN 1 Pegajahan, Bhabinkamtibmas Fasilitasi Problem Solving di Kantor Camat

    ADMINISTRASI
    Rabu, 23 September 2026, 11.15 WIB Last Updated 2026-09-23T02:16:06Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Serdang Bedagai, 22 September 2026 — Bhabinkamtibmas Polsek Perbaungan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan problem solving atau mediasi terkait kasus kekerasan yang melibatkan siswa SMP Negeri 1 Pegajahan. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat Pegajahan, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Selasa (22/9/2026).
    Kronologi
    Peristiwa kekerasan terhadap anak terjadi pada Jumat, 18 September 2026 sekitar pukul 14.30 WIB, melibatkan sesama siswa SMPN 1 Pegajahan. Sebagai tindak lanjut atas peristiwa tersebut, Bhabinkamtibmas mendampingi pelaksanaan mediasi antara kedua belah pihak, yaitu pihak terduga pelaku, Novita Anggraini, dan pihak korban, Zahra, di Kantor Camat Pegajahan.
    Keterangan Resmi
    Kapolsek Perbaungan AKP J. B. Simamora, S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., di Mapolres Sergai, Rabu (23/9/2026), membenarkan pelaksanaan kegiatan problem solving tersebut. Ia menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk penanganan awal dan upaya penyelesaian masalah secara humanis di wilayah hukum Polsek Perbaungan.
    Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan pihak sekolah, untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah terjadinya aksi kekerasan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap konflik yang melibatkan anak.
    Pihak yang Hadir
    Kapolsek Perbaungan, AKP Japri B. Simamora, S.H., M.H.
    Camat Pegajahan, Sukma Permana, S.E., M.Si.
    Kepala Desa Jatimulyo, Suyanto
    Kepala Desa Bengabing, Sunawar
    Kepala Sekolah SMPN 1 Pegajahan, Antoni Ritonga
    Bhabinkamtibmas, Aipda Andi Utomo
    Keluarga dari kedua belah pihak
    Hasil Kegiatan
    Dalam mediasi tersebut, pihak terduga pelaku beserta keluarga menyatakan penyesalan atas perbuatannya, menyampaikan permohonan maaf, memohon penyelesaian secara kekeluargaan, serta menyatakan kesediaan untuk menanggung biaya pengobatan korban.
    Sementara itu, pihak korban menyampaikan permintaan agar dilakukan upaya trauma healing bagi korban, serta meminta pihak sekolah memberikan sanksi tegas kepada pelaku.
    Hingga kegiatan berakhir, mediasi belum mencapai kesepakatan final karena belum ada kesepakatan mengenai nominal biaya ganti rugi/pengobatan. Kedua belah pihak sepakat untuk tetap menjalin komunikasi dan melanjutkan proses mediasi pada pertemuan berikutnya. Kegiatan berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif.(Magdalena)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +