masukkan script iklan disini
MEDAN, 27 Agustus 2025 - Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan kembali mengingatkan pentingnya penanaman nilai-nilai tertib berlalu lintas pada anak sejak usia dini melalui dialog interaktif yang diselenggarakan di Studio I RRI Medan.
Iptu Azwar, Kepala Unit Kamseltibcar Lantas (Kanit Kamsel) Satlantas Polrestabes Medan, tampil sebagai narasumber utama dalam program Dialog Interaktif "Hallo Polisi" yang berlangsung pada Rabu (27/8) pukul 15.00-16.00 WIB. Acara yang dipandu oleh presenter RRI Medan, Ricky Subandi, mengangkat tema krusial "Pentingnya Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini".
Dalam paparannya, Iptu Azwar menekankan peran fundamental keluarga, khususnya orang tua, sebagai garda terdepan dalam menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas. Ia mengkritik praktik yang masih jamak terjadi di masyarakat, yaitu membiarkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor.
"Membiarkan anak di bawah umur berkendara bukanlah wujud kasih sayang, tetapi justru berpotensi membahayakan keselamatan mereka. Banyak kecelakaan lalu lintas dapat dicegah jika kita semua disiplin dan memahami aturan," tegas Iptu Azwar dalam dialog tersebut.
Menurut analisis Iptu Azwar, anak-anak yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) memiliki risiko tinggi mengalami berbagai permasalahan, antara lain:
- Kecelakaan Lalu Lintas: Kurangnya keterampilan dan pengalaman mengemudi meningkatkan risiko kecelakaan
- Pelanggaran Berlalu Lintas: Ketidakpahaman terhadap aturan lalu lintas berpotensi menimbulkan pelanggaran
- Berkendara Ugal-ugalan: Minimnya kontrol diri dan pemahaman risiko menyebabkan perilaku berbahaya di jalan
- Pergaulan Negatif: Terjerumus dalam aktivitas destruktif seperti balap liar dan geng motor
Kondisi-kondisi tersebut, lanjut Iptu Azwar, dapat merusak masa depan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat berkontribusi positif bagi pembangunan nasional.
Iptu Azwar menekankan bahwa pembiasaan anak untuk memahami dan mematuhi aturan lalu lintas sejak dini merupakan investasi strategis untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman di masa mendatang. Dengan tertanamnya nilai-nilai disiplin dan kesadaran sejak usia belia, anak-anak akan berkembang menjadi individu yang bertanggung jawab ketika berpartisipasi dalam aktivitas lalu lintas.
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Azwar menyampaikan himbauan khusus kepada para orang tua di Kota Medan dan sekitarnya:
"Kami menghimbau para orang tua agar bersabar menunggu anak-anak cukup usia dan memenuhi persyaratan resmi sebelum mengendarai kendaraan bermotor. Dengan begitu, mereka terlindungi dari risiko kecelakaan dan bisa berkembang menjadi generasi yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab."
Melalui dialog interaktif ini, Satlantas Polrestabes Medan berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya institusi keluarga, dalam mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas di Kota Medan. Program edukasi semacam ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kepolisian untuk mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan lancar.
Satlantas Polrestabes Medan akan terus mengintensifkan program-program sosialisasi dan edukasi serupa, baik melalui media massa, kunjungan ke sekolah-sekolah, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya, guna memastikan pesan pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat tersampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat.(Magdalena).














Tidak ada komentar:
Posting Komentar