• Jelajahi

    Copyright © PK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan

    pT

    ads

    banner

    Advertise

    Aktivis Langkat Desak Pemerintah Sidak SPBU dan Tertibkan Pedagang BBM Eceran di Tengah Kelangkaan

    ADMINISTRASI
    Selasa, 14 Juli 2026, 14.59 WIB Last Updated 2026-07-14T05:59:42Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Langkat - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Langkat, terus menjadi perhatian publik. Di tengah sulitnya masyarakat memperoleh BBM di SPBU, muncul fenomena yang dinilai janggal dan perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

    Aktivis Kabupaten Langkat yang juga Ketua LBH PAPI, Raya Samosir, menyoroti fenomena munculnya pedagang BBM eceran dadakan yang menjual BBM dengan harga jauh di atas harga normal, bahkan disebut mencapai dua kali lipat.

    Menurut Raya, para pedagang BBM eceran yang selama ini memang setiap hari berjualan justru banyak yang menghentikan aktivitasnya dalam beberapa hari terakhir karena mengaku kesulitan memperoleh pasokan BBM dari SPBU.

    “Yang menjadi pertanyaan besar adalah, pedagang eceran yang selama ini memang berjualan setiap hari justru tidak lagi berjualan karena tidak mendapatkan pasokan BBM. Namun di saat yang sama, muncul pedagang eceran dadakan yang seolah tidak mengalami kesulitan memperoleh stok dan bahkan menjualnya dengan harga hingga dua kali lipat. Dari mana mereka mendapatkan BBM tersebut?” ujar Raya.

    Menurutnya, fenomena ini patut ditelusuri agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa pertanyaan tersebut harus dijawab melalui pengawasan dan penyelidikan oleh instansi yang berwenang.

    Raya mendesak Pemerintah Kabupaten Langkat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pertamina, serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh SPBU guna memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan dan tidak terjadi penyimpangan.

    Selain itu, ia juga meminta dilakukan operasi terhadap pedagang BBM eceran yang diduga memanfaatkan situasi kelangkaan dengan menjual BBM pada harga yang tidak wajar. Apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan distribusi maupun ketentuan perdagangan, ia meminta agar tindakan tegas diberikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

    “Jangan sampai kelangkaan BBM justru menjadi peluang bagi oknum tertentu untuk mengambil keuntungan di atas kesulitan masyarakat. Rakyat membutuhkan kepastian bahwa distribusi BBM diawasi secara ketat dan berjalan secara adil,” tegasnya.

    Raya berharap pemerintah segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab kelangkaan BBM sekaligus memastikan pengawasan distribusi dilakukan secara maksimal agar masyarakat tidak terus dirugikan oleh kondisi yang berkepanjangan.(Team)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +