masukkan script iklan disini
Ket Foto : Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan meninjau warga terdampak banjir bandang di Dusun I Sitobu, Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Sabtu (26/9/2026) malam.
Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan meninjau warga terdampak banjir bandang di Dusun I Sitobu, Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Sabtu (26/9/2026) malam.
Samosir - Banjir bandang Samosir menerjang Dusun I Sitobu, Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Banjir bandang diduga terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Aliran air kemudian meluap dan membawa material tanah serta lumpur dari kawasan perbukitan di sekitar Desa Garoga ke permukiman warga.
Akibat bencana tersebut, sejumlah rumah warga terdampak. Akses jalan menuju Dusun I Sitobu juga tertutup material tanah dan lumpur.
Personel Polsek Simanindo yang menerima informasi langsung bergerak ke lokasi. Petugas membagi tim untuk membantu evakuasi warga, membersihkan material banjir dan longsoran, serta memantau kondisi lokasi.
Pendataan sementara menunjukkan tiga rumah warga mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Tiga rumah yang terdampak masing-masing dihuni Lasmaria Sidauruk, 57 tahun, bersama dua orang lainnya. Rumah kedua dihuni Saurma Manik, 61 tahun, bersama tujuh orang lainnya.
Rumah ketiga ditempati Nurmasta, 59 tahun, bersama Peter Curson, 80 tahun. Keduanya merupakan warga negara asing (WNA).
Pada Sabtu malam sekitar pukul 20.12 WIB, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., meninjau langsung kondisi warga yang telah dievakuasi ke Polsek Simanindo.
Kapolres didampingi Kasat Lantas AKP Robertus Gultom, Kasat Samapta IPTU Williamson Saragih, Kasat Intelkam IPTU Donal P. Sitanggang, S.H., M.H., Kasat Binmas IPTU Priston Simbolon serta personel Polres Samosir.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres berkoordinasi dan berkomunikasi langsung dengan warga terdampak. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui kondisi warga sekaligus memastikan keselamatan mereka setelah dievakuasi.
Hasil koordinasi menunjukkan seluruh warga yang rumahnya terdampak memilih untuk sementara tidak kembali ke rumah masing-masing.
Mereka kemudian beristirahat di rumah keluarga masing-masing sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya banjir atau longsor susulan.
Hingga malam hari, personel Polsek Simanindo bersama unsur terkait masih memantau lokasi bencana. Petugas juga mengantisipasi kemungkinan bencana susulan dan memastikan kondisi warga tetap aman.
Polres Samosir mengimbau masyarakat di sekitar lokasi terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila kembali terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Warga juga diminta mengikuti arahan petugas dan segera melakukan evakuasi apabila kondisi di sekitar permukiman dinilai membahayakan.(Magdalena)










Tidak ada komentar:
Posting Komentar