• Jelajahi

    Copyright © PK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    ads

    banner

    Advertise

     

    𝙋𝙚𝙢𝙠𝙤 𝙏𝙖𝙣𝙟𝙪𝙣𝙜𝙗𝙖𝙡𝙖𝙞 𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙇𝙖𝙥𝙖𝙨 𝙆𝙚𝙡𝙖𝙨 𝙄𝙄𝘽 𝙇𝙖𝙠𝙨𝙖𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝘿𝙚𝙩𝙚𝙠𝙨𝙞 𝘿𝙞𝙣𝙞 𝙆𝙖𝙨𝙪𝙨 𝙏𝘽 𝙙𝙖𝙣 𝘾𝙆𝙂

    ADMINISTRASI
    Senin, 14 September 2026, 21.19 WIB Last Updated 2026-09-14T12:19:48Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    𝙏𝙖𝙣𝙟𝙪𝙣𝙜𝙗𝙖𝙡𝙖𝙞,𝙥𝙞𝙡𝙖𝙧𝙠𝙚𝙖𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣𝙝𝙪𝙠𝙪𝙢.𝙗𝙞𝙯.𝙞𝙙

    Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melalui Dinas Kesehatan bersinergi bersama Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TB) menggunakan Rontgen Dada bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bertempat di Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Senin (14/9/2026).

    Kegiatan yang dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, turut dihadiri Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan Refin Tua Simanullang, Kadis Kesehatan Safrina Yanti Harahap, jajaran Lapas dan warga binaan. 



    Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina dalam kesempatan itu mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk sinergi dalam mewujudkan layanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan.

    Melalui tracing TB yang diintegrasikan dengan program CKG, Fadly berharap masyarakat lebih berani melakukan pemeriksaan sejak dini.
    “Semakin dini kita mengetahui maka semakin cepat kita untuk penanganannya. Pada intinya kita hindari risiko,” tambah Fadly 


    Ia juga mengingatkan masyarakat khususnya warga binaan untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik, jangan ragu dan takut mengikuti kegiatan ini untuk kesehatan bapak/ibu 

    “Jangan nanti sudah terjadi baru kita sibuk, sudah parah baru sibuk. Kalau ada dari bapak/ibu yang teridentifikasi agar segera membawa ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan,” ucap Fadly

    Wakil Wali Kota Fadly Abdina mengatakan pelaksanaan CKG bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai, Puskesmas Semula Jadi, dan Puskesmas Datuk Bandar, serta didukung tenaga kesehatan Lapas.


    Pada hari pertama, sebanyak 78 WBP mengikuti pemeriksaan yang meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, skrining TB melalui Rontgen Dada, serta pemeriksaan TCM sesuai indikasi. Dari hasil skrining awal, terdapat 24 WBP yang teridentifikasi suspect dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur medis.

    Kegiatan yang dilaksanakan selama 14–18 September 2026 ini menjadi langkah penting dalam mendukung deteksi dini penyakit menular maupun tidak menular, sekaligus memastikan warga binaan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak dan berkesinambungan.

    Sinergi untuk kesehatan, kepedulian untuk kemanusiaan. Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan berkomitmen terus meningkatkan pelayanan kesehatan demi mendukung proses pembinaan yang sehat, aman, dan berkualitas.
    (𝘼𝙙𝙚𝙣𝙖𝙨𝙩𝙞/𝙆𝙤𝙢𝙞𝙣𝙛𝙤)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +