masukkan script iklan disini
MEDAN, Selasa (15/09/2026) — Ketua Umum Gerakan Pemuda Indonesia Emas (GPIE), Budi Antoni Sinaga,( KEBAS) memberikan pernyataan tegas dan lugas kepada awak media di Kantor Pusat GPIE, Jalan Sambu, Medan, hari ini. Ia meluruskan pemahaman masyarakat sekaligus memperingatkan tegas dugaan penyalahgunaan nama organisasi.
"GPIE adalah organisasi kemandirian. Kami tidak berada di bawah naungan, tidak melekat, dan tidak tunduk pada kelompok atau pihak manapun — termasuk bukan bagian dari Boby Lovers," tegas Budi di hadapan awak media.
Ditegaskannya, beberapa nama yang dikenal di lingkungan kelompok tersebut kini tercatat sebagai anggota GPIE — namun kehadiran mereka adalah keikutsertaan pribadi, bukan berarti organisasi ini melebur atau menjadi perpanjangan tangan kelompok itu.
"Siapapun yang bergabung, masuk atas nama pribadi, mendukung visi GPIE. Itu tidak mengubah status kemandirian organisasi kami. Dua hal yang berbeda, jangan dicampuradukkan," ujarnya.
Ketua Umum juga menegaskan batas tanggung jawab organisasi secara tajam:
"Kami peringatkan sekali lagi: Setiap orang yang memakai nama, lambang, atau reputasi GPIE untuk mencari keuntungan pribadi, kelompok, atau kepentingan sepihak — itu adalah perbuatan mereka sendiri, bukan kebijakan organisasi, dan bukan tanggung jawab kami."
Budi Antoni Sinaga menegaskan, pihak yang menyalahgunakan nama organisasi bertanggung jawab penuh atas perbuatannya dan siap diproses sesuai aturan organisasi maupun hukum yang berlaku.
"Jangan mengatasnamakan GPIE untuk kepentingan sendiri. Masyarakat pun diminta waspada. Jika ada yang berbuat demikian, segera laporkan ke kami. Pernyataan resmi hanya keluar dari Pengurus Pusat atau saya sendiri secara langsung," tandasnya.
Pernyataan ini dikeluarkan demi menjaga kemurnian perjuangan GPIE yang berprinsip mandiri, jujur, dan berbakti untuk pemuda serta bangsa.(Team)










Tidak ada komentar:
Posting Komentar