• Jelajahi

    Copyright © PK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    ads

    banner

    Advertise

     

    Rutan Balige dan Pemkab Toba Perkuat Sinergi Pelayanan serta Pembinaan WBP‎‎

    ADMINISTRASI
    Kamis, 10 September 2026, 23.24 WIB Last Updated 2026-09-10T14:25:15Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    ‎TOBA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Toba untuk meningkatkan pelayanan sekaligus pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).



    ‎Penguatan sinergi itu dibahas dalam kunjungan silaturahmi dan audiensi Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen Sonar Rumbiak, bersama jajaran dengan Bupati Toba, 10 September 2026.

    ‎Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari layanan kesehatan, pemenuhan dokumen kependudukan, program ketahanan pangan, hingga kondisi overcapacity Rutan Balige.

    ‎Di bidang kesehatan, Rutan Balige mendorong penguatan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Toba. Salah satunya melalui pelayanan kesehatan secara rutin di Klinik Rutan, dukungan obat-obatan dasar, serta sinkronisasi data kepesertaan BPJS Kesehatan bagi WBP.



    ‎Pemenuhan hak administrasi kependudukan juga menjadi perhatian. Rutan Balige dan Pemkab Toba membahas percepatan perekaman e-KTP bagi WBP melalui sinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Toba.

    ‎Kepemilikan identitas kependudukan dinilai penting untuk mendukung pemenuhan hak WBP, termasuk dalam proses pembinaan dan reintegrasi mereka ketika kembali ke tengah masyarakat.

    ‎Sementara itu, dari sisi pembinaan kemandirian, Rutan Balige mendorong pengembangan program ketahanan pangan melalui sektor pertanian, khususnya budidaya jagung.



    ‎Program tersebut diarahkan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian dan asimilasi WBP. Melalui kegiatan produktif, warga binaan diharapkan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat.

    ‎Persoalan kondisi Rutan Balige yang mengalami overcapacity juga turut dibahas. Letak rutan yang berada di kawasan padat penduduk menjadi salah satu pertimbangan dalam pembahasan opsi penyediaan lahan yang lebih representatif.

    ‎Pemkab Toba menyampaikan dukungan untuk mengkaji kemungkinan penyediaan lahan tersebut sebagai bagian dari upaya mencari solusi terhadap kondisi Rutan Balige.


    ‎Dalam kesempatan itu, Valen Sonar Rumbiak juga menyerahkan seperangkat meja dan kursi berbahan kayu mahoni kepada Bupati Toba. Produk dengan merek Bonajior tersebut merupakan hasil karya warga binaan Rutan Balige.

    ‎Penyerahan produk itu sekaligus menjadi gambaran hasil pembinaan keterampilan yang dijalankan di dalam rutan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, WBP didorong mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang memiliki nilai produktif serta ekonomi.

    ‎Rutan Balige mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Toba dan berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat, khususnya dalam pemenuhan hak warga binaan, peningkatan kualitas pelayanan, serta pengembangan program pembinaan.


    ‎Sinergi tersebut diharapkan mampu mewujudkan layanan pemasyarakatan yang inklusif dan humanis, sekaligus mempersiapkan WBP agar lebih siap kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat. (Magdalena)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +