• Jelajahi

    Copyright © PK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates

     

    banner

    Advertise

    Perkuat Perlindungan Hak Nelayan dan Ekosistem Laut, Kapolres Sergai Hadiri Kongres Pertama Aliansi Nelayan Sumatera Utara

    ADMINISTRASI
    Selasa, 20 Oktober 2026, 18.40 WIB Last Updated 2026-10-20T09:40:15Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Serdang Bedagai, 20 Oktober 2026 – Kapolres Serdang Bedagai AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H. menghadiri Kongres Pertama (I) Aliansi Nelayan Sumatera Utara di Pantai Mangrove Kampung Nipah, Dusun III Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (20/10/2026). Kegiatan berlangsung pukul 11.00 hingga 12.40 WIB dan dihadiri sekitar 300 peserta. Kapolres hadir bersama Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya.
    Acara dimulai dengan penyambutan Bupati melalui atraksi Pencak Silat dari perguruan Mandau Sakti Aliran Cikarang, disusul Tari Persembahan. Seluruh hadirin kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Aliansi Nelayan Sumatera Utara Bersatu, lalu dilanjutkan doa yang dipimpin Bapak Ahyar.
    Tema Kongres
    Ketua Panitia, Supriadi, S.Sos., menyampaikan bahwa kongres mengusung tema "Menjemput Keadilan di Laut, Menolak Penghancuran Ekosistem, Memperkuat Perlindungan Sosial, dan Membela Hak Nelayan Tradisional Sumatera Utara". Ia berterima kasih kepada KIARA, FSNN, dan PPNI atas dukungan terhadap penyelenggaraan acara. Kongres berlangsung dua hari, 20 hingga 21 Oktober 2026, di lokasi yang sama.
    Sambutan Para Pihak
    Ketua Umum Aliansi Nelayan Sumatera Utara Bersatu (ANSU), Sutrisno, S.Sos., menekankan pentingnya kongres ini untuk memajukan nelayan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Ia mengajak pemerintah daerah terus memberikan perhatian, pembinaan, dan dukungan agar nelayan terwadahi dalam kelompok yang solid dan sejahtera.
    Perwakilan Ketua Umum Federasi Serikat Nelayan Nusantara (FSNN), Anwar Sastro Ma'ruf, mengingatkan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah pelaut. Karena itu, menurutnya, nelayan Sumatera Utara perlu dimajukan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Ia juga menyerukan dukungan lintas organisasi bagi pelaksanaan kongres.
    Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya dalam arahannya mendorong masyarakat dan komunitas nelayan pesisir terus mengubah pola pikir (mindset) agar lebih produktif dan sejahtera. Ia memaparkan komitmen serta program Pemerintah Daerah dalam memfasilitasi penataan permukiman dan sarana pendukung bagi masyarakat pesisir. Bupati kemudian membuka acara secara resmi melalui pemukulan gong bersama unsur Forkopimda dan para ketua organisasi nelayan.
    Dukungan Polres Serdang Bedagai
    Melalui Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., Kapolres menyampaikan bahwa Polres Serdang Bedagai sangat mendukung kongres ini sebagai forum positif untuk memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan nelayan.
    "Kehadiran jajaran kepolisian bersama unsur Forkopimda merupakan wujud keterbukaan dan sinergitas Polri dengan pemerintah serta elemen masyarakat, guna memastikan kegiatan kemasyarakatan dan pengelolaan wilayah pesisir berjalan aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.
    Ia berharap hasil kongres dapat memberi dampak positif bagi perekonomian dan menjaga kelestarian lingkungan laut di Kabupaten Serdang Bedagai.
    Turut Hadir
    Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya
    Kapolres Serdang Bedagai AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H.
    Ketua Umum ANSU Sutrisno, S.Sos.
    Perwakilan Ketua Umum FSNN Anwar Sastro Ma'ruf
    Ketua Umum Persaudaraan Perempuan Nelayan Indonesia (PPNI) Ibu Jumiati
    Perwakilan Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (KIARA)
    Tamu undangan, tokoh masyarakat pesisir, dan peserta kongres
    Kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.(Magdalena)


    (Humas Polres Serdang Bedagai)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +