• Jelajahi

    Copyright © PK HUKUM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Advertise

    VIRAL! KETUM DPP GNI RULES GAJAH, S.KOM ANGKAT BICARA: BONGKAR SIAPA TOKE BESAR DAN DALANG DI BALIK DUGAAN PENYADAPAN, JIKA TERBUKTI ADA UNSUR MAKAR, TINDAK TEGAS TANPA PANDANG BULU!

    ADMINISTRASI
    Kamis, 05 November 2026, 01.38 WIB Last Updated 2026-11-04T16:38:14Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    MEDAN, 4 NOVEMBER 2026

    Ketua Umum DPP GNI (Generasi Negarawan Indonesia), Rules Gajah, S.Kom., angkat bicara dengan pernyataan tegas menyikapi mencuatnya kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta sejumlah pejabat negara dan tokoh publik.

    Rules Gajah menegaskan bahwa kasus yang kini menjadi perhatian nasional tersebut tidak boleh berhenti hanya pada penetapan sejumlah tersangka. Aparat penegak hukum harus mengusut secara menyeluruh siapa pihak yang memerintahkan, siapa yang menjadi pelaksana, siapa yang mendanai, serta siapa aktor intelektual atau dalang utama di balik dugaan peristiwa tersebut.

    "Kasus ini harus segera dibongkar sampai ke akar-akarnya. Jangan hanya berhenti pada orang-orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kami ingin mengetahui siapa toke besarnya, siapa yang memberikan perintah, siapa yang menjadi pengendali, dan apa sebenarnya tujuan di balik dugaan penyadapan tersebut," tegas Rules Gajah, S.Kom., di Medan, Rabu (4/11/2026).

    Menurutnya, apabila dugaan penyadapan tersebut terbukti dilakukan secara ilegal dan melibatkan penyalahgunaan kewenangan maupun fasilitas negara, maka persoalan ini merupakan masalah serius yang menyangkut kepercayaan publik, keamanan nasional, serta kehormatan institusi pemerintahan Republik Indonesia.

    DUGAAN MAKAR HARUS DIUNGKAP SECARA MENYELURUH

    Rules Gajah juga menyoroti pernyataan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan pada 4 November 2026 yang menyebut dugaan tindakan tersebut berpotensi mengarah pada perbuatan makar dan membahayakan kepentingan serta keselamatan pimpinan negara.

    Ia menilai pernyataan tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh aparat penegak hukum.

    "Kalau memang ditemukan indikasi adanya agenda yang lebih besar di balik peristiwa ini, jangan sampai ada yang ditutup-tutupi. Negara harus hadir dan memastikan tidak ada kelompok atau individu yang merasa kebal hukum, sekalipun memiliki jabatan tinggi maupun kekuasaan," ungkapnya.

    Ia juga meminta Bareskrim Polri bekerja secara profesional, independen, transparan, dan objektif dalam mengungkap seluruh rangkaian peristiwa.

    JANGAN ADA YANG KEBAL HUKUM, SIAPA PUN ORANGNYA!

    Lebih lanjut, Rules Gajah menyampaikan bahwa GNI mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk membongkar kasus tersebut sampai tuntas, termasuk menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain apabila ditemukan bukti yang cukup.

    Menurutnya, apabila dalam proses penyidikan dan persidangan nantinya terbukti terdapat tindak pidana makar atau tindak pidana serius lainnya, seluruh pihak yang bertanggung jawab harus menerima konsekuensi hukum sesuai ketentuan perundang-undangan.

    "Kalau terbukti bersalah, tangkap dan proses sesuai hukum yang berlaku. Jangan ada perlindungan terhadap siapa pun. Hak-hak istimewa yang diperoleh melalui jabatan atau kekuasaan tidak boleh menjadi tameng untuk menghindari pertanggungjawaban hukum. Kami ingin NKRI bersih dari penyalahgunaan kekuasaan dan praktik yang mengancam negara," tegasnya.

    GNI DUKUNG POLRI BONGKAR AKTOR INTELEKTUAL

    Rules Gajah turut memberikan dukungan kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto beserta jajaran Bareskrim Polri agar tetap konsisten dalam mengusut perkara tersebut.

    Ia berharap slogan Polri bersama masyarakat benar-benar diwujudkan melalui penegakan hukum yang adil, terbuka, dan tidak tebang pilih.

    Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri akan semakin kuat apabila setiap perkara besar ditangani secara profesional dan seluruh fakta dibuka berdasarkan hasil penyidikan.

    Ia juga meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja berdasarkan bukti dan ketentuan hukum.

    PENEGASAN: KESELAMATAN NKRI DI ATAS KEPENTINGAN KELOMPOK

    Menutup keterangannya, Rules Gajah menegaskan bahwa keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), keselamatan Presiden, serta keamanan seluruh rakyat Indonesia harus menjadi prioritas bersama.

    "Jangan biarkan negara ini dirusak oleh kepentingan segelintir orang. Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum harus bertanggung jawab. Bongkar siapa dalangnya, ungkap siapa toke besarnya, dan jangan berhenti sebelum seluruh fakta terungkap. NKRI harus tetap berdiri kuat, aman, dan berdaulat," tutup Rules Gajah, S.Kom.

    DPP GNI (GENERASI NEGARAWAN INDONESIA)

    Komitmen mendukung penegakan hukum, menjaga persatuan bangsa, dan mempertahankan keutuhan NKRI.

    MEDAN, 4 NOVEMBER 2026.(Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +