masukkan script iklan disini
Belawan, Sumatera Utara | 21 Februari 2026
“Ke mana lagi rakyat kecil harus mengadu...?”
Latar Belakang Kasus
Pandi Ramadhan adalah seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Belawan, Sumatera Utara, yang berangkat melaut dengan satu tujuan sederhana: mencari nafkah demi menghidupi keluarganya. Namun, nasib berkata lain. Ia kini menghadapi ancaman hukuman mati setelah dituduh terlibat dalam kasus penggelapan narkoba yang ditemukan di kapal tempat ia bekerja.
Sebagai ABK, Pandi Ramadhan hanyalah seorang pekerja lapangan yang menjalankan perintah atasan. Ia tidak memiliki kuasa atas muatan kapal, tidak memiliki akses terhadap keputusan operasional, dan tidak memiliki keterlibatan dalam jaringan sindikat narkoba mana pun. Namun, ia berada di waktu dan tempat yang salah — dan kini nyawanya terancam karena itu.
Pertanyaan Keadilan yang Harus Dijawab
Apakah adil jika seorang pekerja kecil menanggung beban dosa sindikat besar? Apakah nyawa seorang pencari nafkah harus melayang karena ia berada di waktu dan tempat yang salah?
Pandi Ramadhan bukanlah bandar narkoba. Pandi Ramadhan bukanlah otak di balik kejahatan yang dituduhkan. Ia adalah seorang anak, seorang saudara, dan harapan keluarga yang kini terhimpit oleh ketidakadilan sistem.
Hukum harus mampu membedakan antara pelaku utama kejahatan terorganisir dengan pekerja rendahan yang tidak mengetahui apa yang terjadi di sekitarnya. Pemidanaan tanpa mempertimbangkan peran dan tingkat kesalahan seseorang bukanlah keadilan — melainkan kedzaliman.
Seruan Kepada Pihak Berwenang
Kami dengan hormat memohon perhatian dan dukungan dari:
• Bapak Hotman Paris Hutapea (@hotmanparisofficial) — Advokat publik terkemuka yang telah terbukti membela kaum lemah.
• Mahkamah Agung Republik Indonesia (@mahkamahagung) — Penjaga terakhir keadilan di negeri ini.
• Kejaksaan Republik Indonesia (@kejaksaan.ri) — Untuk meninjau ulang tuntutan dengan mempertimbangkan peran dan tingkat keterlibatan nyata terdakwa.
Kami memohon agar kasus ini ditinjau dengan hati nurani, dengan memperhatikan fakta bahwa Pandi hanyalah seorang pekerja biasa yang tidak memiliki peran dalam pengorganisasian maupun distribusi narkoba yang ditemukan di kapal tersebut.
Pandi Ramadhan mewakili ribuan ABK Indonesia yang bekerja keras di lautan demi menghidupi keluarga di darat. Nasibnya adalah cerminan dari kerentanan para pekerja kecil yang tidak berdaya menghadapi sistem hukum yang kompleks.
Kami percaya bahwa keadilan sejati harus memihak kepada yang lemah, bukan hanya kepada yang berkuasa. Kami memohon agar suara ini didengar, dan agar Pandi mendapatkan pembelaan yang layak dan keadilan yang ia berhak dapatkan.(Magdalena)
#JusticeForPandi • #KeadilanUntukPandi • #SavePandiRamadhan
#Hotman911 • #BelawanBerduka
Kontak & Informasi: Magdalena | Belawan, Sumatera Utara









Tidak ada komentar:
Posting Komentar